Stunting Care: Aplikasi Cegah Stunting AI & Pantau Tumbuh Kembang
Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah fase paling kritis bagi masa depan anak. Keterlambatan pertumbuhan fisik dan otak akibat kekurangan gizi kronis atau Stunting seringkali tidak orang tua sadari sampai semuanya terlambat. Membaca grafik KMS (Kartu Menuju Sehat) manual kadang membingungkan bagi ibu baru. Oleh karena itu, SmartDigi menghadirkan fitur Stunting Care, sebuah Aplikasi Cegah Stunting AI untuk mendampingi tumbuh kembang buah hati Anda.
Kami merancang platform web ini sebagai asisten kesehatan pribadi keluarga. Sistem bertugas memantau grafik pertumbuhan anak, menganalisis status gizi secara presisi, dan memberikan peringatan dini jika anak Anda berisiko mengalami gagal tumbuh.
Fitur Posyandu Digital
Sistem ini menggunakan standar kurva pertumbuhan WHO dan Kemenkes. Berikut adalah fitur utamanya:
-
Kalkulator Z-Score Otomatis: Anda cukup memasukkan data usia, berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Kemudian, sistem Aplikasi Cegah Stunting AI akan menghitung skor standar deviasi (Z-Score) untuk menentukan apakah status anak Normal, Gizi Kurang (Underweight), Pendek (Stunted), atau Kurus (Wasted).
-
Rekomendasi Menu MPASI: Jika sistem mendeteksi berat badan anak kurang, AI langsung menyarankan resep Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya protein hewani (seperti telur, hati ayam, ikan) sesuai usia bayi untuk mengejar ketertinggalan berat badan (Catch-up Growth).
-
Stimulasi Perkembangan: Selain fisik, AI juga memberikan panduan stimulasi motorik dan sensorik. Misalnya: “Usia 6 bulan belum bisa tengkurap? Lakukan latihan stimulasi berikut…”.
Mengapa Harus Memantau Rutin?
Menggunakan alat pemantau digital ini menyelamatkan masa depan anak:
-
Deteksi Dini: Anda bisa mengetahui tanda-tanda stunting sejak awal grafik mulai melandai, sehingga Anda dapat melakukan intervensi gizi secepatnya sebelum bersifat permanen.
-
Rekam Medis Tersimpan: Buku KIA (Pink) seringkali hilang atau rusak. Dengan sistem ini, riwayat kesehatan anak dari lahir hingga balita tersimpan aman di cloud dan bisa Anda akses kapan saja saat berobat ke dokter.
-
Edukasi Gizi Valid: Anda mendapatkan informasi gizi yang benar, bukan mitos. Sistem membantu meluruskan salah kaprah pengasuhan yang sering beredar di masyarakat.
Untuk anak usia sekolah yang membutuhkan asupan makan siang, Anda juga bisa mengelola kebutuhan gizinya menggunakan fitur Menu Makan Bergizi Gratis AI agar nutrisinya tetap terjaga hingga remaja.
Cara Cek Status Gizi Anak
Silakan ikuti langkah berikut untuk memantau pertumbuhan si Kecil:
-
Pertama, buat profil anak (Nama, Tanggal Lahir, Jenis Kelamin).
-
Selanjutnya, ukur berat dan tinggi badan anak menggunakan timbangan yang akurat.
-
Lalu, masukkan angka hasil pengukuran ke dalam aplikasi.
-
Akhirnya, lihat posisi titik pertumbuhan anak pada grafik dan baca saran dokter virtual yang muncul.
Catatan: Aplikasi ini adalah alat skrining awal. Jika hasil analisis menunjukkan status “Gizi Buruk” atau “Stunting”, kami mewajibkan Anda segera membawa anak ke Puskesmas atau Dokter Spesialis Anak (DSA) untuk penanganan medis lebih lanjut.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Q: Seberapa sering saya harus mengukur anak? A: Kami menyarankan pengukuran sebulan sekali untuk anak di bawah 1 tahun, dan minimal 3 bulan sekali untuk anak di atas 1 tahun untuk mendapatkan kurva yang akurat.
Q: Apakah standarnya sesuai Kemenkes RI? A: Ya. Algoritma Stunting Care mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan tentang Standar Antropometri Anak yang berlaku di Indonesia.
Q: Apakah bisa memantau kehamilan? A: Saat ini fokus utama adalah pasca-kelahiran (0-5 tahun). Namun, pencegahan stunting memang sebaiknya dimulai sejak masa kehamilan dengan nutrisi ibu yang baik.

